UPAKARA/BANTEN
PAWETONAN,
NAPAK
SITI (TURUN KE TANAH)
DAN
PEMETIKAN.
OLIH
:
SRI
MPU SRI DHARMA GUPTA SVAMI
1. Upakara/Banten Pawetonan.
a. Upakara munggah ring Kemulan.
1).
Pejati, suci asoroh.
2).
Canang pesucian.
b. Upakara
munggah ring sanggah surya.
1). Daksina gede sarwa 4,
peras, soda,suci.
2). Banten Ardhanareswari
3). Canang pesucian.
c. Upakara
banten ring Pretiwi.
1). Pejati, suci asoroh
2). Banten peras pengambeyan
3). Banten pengulapan
4). Banten dedanganan,
terdiri dari :
a. Tetandingan
jaja geti-geti, gula kelapa
b. Woh-wohan
(memanisan).
d. Upakara
Ayaban dan Napak Siti.
1) Daksina gede sarwa 4, peras, soda, suci.
2) Ayaban tumpeng 17 bungkul
3) Pengulapan
4) Prayascita, beyakaonan.
5) Segehan manca warna.
e. Sesayut – sesayut.
1). Sesayut Sida purna.
Tetandingannya
: kulit sayut, sampyan nagasari, nasi Meklongkong, limas berisi sambal dan
garam, limas berisi Kacang, saur, Gerang, tuwung, timun, penyeneng dan tipat Sidapurna.
2). Sesayut Pageh Urip.
Tetandingannya:
kulit sayut, raka-raka, sampyan Nagasari, jejahitan kekuwung di dalamnya berisi
penek, limas Berisi sambal dan garam, limas berisi saur, kacang, Gerang,Tuwung,
timun, penyeneng.
3). Sesayut Atma Rauh:
Tetandingannya
: kulit sayut, raka-raka, sampyan naga Sari, tumpeng putih 11 meplekir
metancebin kwangen Letaknya pengideran.Limas sebelah kanan berisi sambal dan Garam.
Limas sebelah kiri berisi kacang, saur, tuwung, timun Gerang.Sedangkan untuk
sesayut prayascita dan sesayutPebersihan dibuat sebagaimana biasanya
2. Upakara/Banten Pemetikan.
1).
Daksina gede sarwa 4, peras, soda, suci.
2).
Sorohan banten among, rayunan among, meulam guling
Jambot
3).
Sorohan banten jejanganan
4).
Banten parurubayan, antara lain :
a. Sebuah
dulang sebagai alasnya dengan banten tumpeng putih
kuning, lengkap dengan jajan, buah-buahan, meulam
ayam putih siungan mepanggang. Dua buah
wakul, masing-masing wakul berisi tumpengputih abungkul lengkap berisi jajan
dan buah-buahan, meulam ayam putih tulus
mepanggang. Sedangkan wakul
yang satu lagi meulam ayam putih siungan mepanggang.
5).
Banten di atas ini dilengkapi dengan sebuah pejati dan Suci asoroh.
3. Upakara/Banten Among.
1).
Alas sebuah ngiyu meserembeng, taledan,
raka-raka,porosan, pelas.
2).
Sisi taledan diisi kult peras undar
andir panjangnya keluar Dari serembeng.Lubang undar andir berisi nasi (pinaka
subeng)
3).
Di atas kulit peras tetukon (ituk-ituk)
berisi beras, benang Putih,porosan, jinah bolong 1 buah.
4). Di
atas tetukon disusuni dua buah tamas kecil dengan posisi Kanan kiri, yang kanan
berisi tumpeng putih 4 buah dihiasi Kecambah, bawang kesuna, di atas tumpeng
sebuah ceper kecil Berisi 5 bungkus pelas, diatas pelas cawu gantung diisi
tumpeng 1 buah. Tamas yang dikiri diisi 4 buah penek lengkap dengan raka-raka
serta di atas penek disusuni sebuah ceper kecil berisi 5 buah pelas, di atas
pelas cawu gantung berisi tumpeng 1 buah.
5). Di
atas tetandingan tsb di atas disusuni lagi sebuah tamas berisi 4 buah penek
memakai 4 buah celemik yang isinya saur, kacang, timun, tuwung, sambal, garam, sampyan
plaus.
6). Diatasnya
lagi sebuah taledan ditengahnya tapak dara diujungnya berisi pelas kemudian
dipasangi 5 buah tulung,yakni :
a. tulung
penyeneng letaknya di timur (tetuasannya
seperti kukun kambing).
b. tulung tegteg urip bentuknya seperti tulung
sangkur berisi tetuasan satsat 2 buah, tulang lindung 3 buah,letaknya dibagian
kanan.
c. tulung
riris, jejahitannya seperti limas memakai tetuasan sesapi 8 buah (seperti
pengideran) letaknya di barat.
d. tulung
perastama seperti sampyan peras letaknya di utara.
e. tulung
metanggamemakai jahitan metangga 3 buah letaknya di tengah.
f. lanjut
diisi sebuah ceper berisi raka-raka, porosan, tipat nasi 2 buah dan pesor.
g. diisi
tongger bahannya tebu 4 tingkatlengkap dengan satsatnya.h. seperangkat banten
pejati
h. banten
suci asoroh
i. pesucian,lis
amu-amuan, sangga urip dan sorohan alit.
4. Tetandingan Banten Jejanganan.
1).
Sebuah ngiyu berisi eteh-eteh tetukon
(beras,porosan, base tampelan, benang, jinah bolong 3 buah).
2). Di
atasnya disusuni sebuah taledan diisi perlengkapan: peras, soda, daksina, suci
alit asoroh.
3). Ketipat kelanan disajikan 6 tanding dengan
setiap tanding Berisi sebuah tipat lengkap dengan rerasmen berisi tangkih
celemik.
4).
Dibuatkan nasi berbentuk matahari dengan
alas daun pisang saba, rerasmen kacang saur, nasi berbentuk bulan, alasnya sama
dan nasi berbentuk bangkal.
5). Nasi
berbentuk burung, nasi berbentuk tangkar iga (tulang belakang dan rusuk), nasi
berbentuk pelangi (seperti bentuk jajan uli).
6). Membuat
nasi kepel 5 buah dijadikan 5 tanding masing-masing beralas ceper. Tiap-tiap
nasi kepel diisi conger (tanda). Nasi kepel pertama ditusuk bulu ayam, yang
kedua bulu bebek, yang ketiga bulu angsa, yang keempat bulu burung dan yang
kelima ditusukkan bunga tuwung. Nasi kepel itu diisi lauk pauk, yaitu nasi
kepelpertama diisi siput, yang kedua terasi, yang ketiga bawang jae, yang
keempatkunyit, yang kelima Lombok dan laos. Masing-masing nasi kepel juga diisi
padang lepas dan pelasan(bumbu mateng dibungkus seperti brengkes) dan berisi
kacang-kacangan.
7). Tambahkan
nasi takilan 1 buah, penek andong 1 dengan tetandingan, sebuah nasi penek gede
dengan alas tamas,lalu penek itu dihias dengan kecambah yang ditusuk membuat 5
tusukan dan penek itu letakkan pada posisi nyatur desa dan ditengah-tengah
bawang, jae dan garam. Lengkapi dengan tumpeng gurih (tumpeng yang dicampur
dengan kelapa dan kacang putih) di alasai tamas, berisi bubur kacang di alasi
sebuah takir kecil, berisi sayur-sayuran dari daun delungdung,bayam, daun
piduh, kacang dan buah kacang, daun canging,daun kelor dan bulu baon. Juga
tulung metangga tiga berisi nasi,kacanf saur.Tulung metangga 5 berisi nasi,
kacang saur,ulam ayam mepanggang, canag burat wangi,sampyan nagasari.
5. Piranti yang perlu disiapkan :
Untuk pemetikan : sebuah gunting, bungkung
permata mirah,sebuah bungan tunjung putih, seet mingmang 5 buah dan blayag
tempat potongan rambut.
·
sarana medagang-dagangan.
·
Rerajahan Bedawang Gni di ajeng kemulan
(nyasa kekuatan pretiwi) dan bija aksara Ang Ah.
P U P U T
Griya Tegeh Taman Samaja Giri
Banjar Griya Bangli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar