Selasa, 28 September 2021

 MITOLOGI RUMPU LALANG 

Rumput lalang banyak dipergunakan sebagai alat pembatu dalam upacara khususnya upacara yang bersifat menyucikan. Suatu proses penyucian sudah pasti menggunakan sarana-sarana yang dianggap suci, Demikian misalnya, menyucikan manusia harus menggunakan sarana-sarana suci, dan dilakukan olah orang suci. bila kita perhatikan dengan seksama setiap pelaksanaan upacara pasti ada salah satu sarana didalamnya yang disebut dengan rumput lalang yang dianggap sebagai sarana yang suci, apa sebabya mukin sebagian besar orang yang sempat melihat sarana tersebut ada dalam benak pikiranya kenapa rumput lalang? sebelum kita mencoba membahasa rumput lalang ini tentu kita sebagai umat Hindu sadar betul bahwa semua sarana yang digunakan pasti mengdung makna didalamnya. Saya mencoba berbagai dalam artikel, ada sebuah mitologi Dalam Adiparwa bagian garuda cerita kita jumpai penjelsanan mengapa lalang dianggap rumput suci (pawitra) kutipanya adalah sebagai berikut: " Hana ta titisning amertha kasangsang ning kusarga, yata dinilat ikang naga, matangyan kateka mangke, karmaning naga maparwa ilatnia, kunang ikang alalang pawitra yadiyapi ka teka mangke apan huwus haharasang amrtha kacaritannia" Artinya  kurang lebih : Adalah percikan tirtha amertha melekat pada puncak rumput lalang, itulah dipagut oleh naga, sibaklah lidahnya, oleh runcinyanya ujung lalang, sebabnya sampai sekarang perihal naga menjadi dua lidahnya. Dan adapun si rumput lalang suci kendatipun sampai sekarang sebab telah tersiratkan tirtha  amertha seperti itulah kurang lebih ceritanya.Dalam lontar Siwagama dikatakan rumput lalang itu telah mendapat pengelukatan (pemarisudha) oleh Bhagawan salukat). Prihal tirta amertha  adalah tirtha kehidupan. konon siapa yang dapat minum tirtha itu akan dapat hidup kekal abadi seprti dewa-dewa di sorgaloka. 

Berdasarkan mitologi diatas maka setiap upacara atau upakara yang bertujuan untuk menyucikan lalau mempergunakan lalang (kusacra). Rumput lalang ini mempunyai peranan dan pengaruh untuk kesucian, karena rumput itu sendiri telah mengadung kesucian yang disebabkan oleh tetsan air tirta amertha yang jatuh mengani rumput tersebut seprti mitologi diatas. Demikita sekilah cerita tentang Rumput ilalang semoga ada manfaatny bagi para pembaca sebagai tambahan ilmu pengetahuan. dan akan diulas  lagi pada artikel yang lain.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TATA CARA NGATURAN PENYINEBAN

                                                                           PENYINEBAN A.       P engastawa Lan Eedan Upacara Penyineban ...