Sabtu, 07 Agustus 2021

RUMPUT SUCI LALANG

 LALANG ADALAH  RUMPUT SUCI 

        Lalang adalah jenis rumput, berhelai daun panjang, meruncing di puncuk, bentuknya menyerupai bilah pedang, Jenis rumput ini disebut juga rumput alang-alang. Lebih populer disebut abengan dalam bahasa Bali. Jenis rumput ini bisa dipakai atap rumah orang. Dalam bahasa Sansekerta jenis rumput ini disebut kuca, Puncak rumput disebut kucagra. (kuca artinya rumput, Agra artinya Puncak). Jenis rumput ini banyak dipergunakan prasarana upakara pelaksankaan Upacara Agama Hindu yang memiliki fungsi sebagai alat penyucian. Cirowista atau yang disebut dengan karowista juga ada sehet mingmang merupakan jenis sarana upakara yang bahannya dari rumput Lalang, disamping itu disebut juga sabagai niyasa Siwa Lingga  Perwujudan  atau pengawak bagi orang mati yang dilaksankan pengabenan secara swasta yang berfungsi sebagai simbolis. 

        Lalang dipergunakan sebagai sarana upacara di Bali tentu ada sastra-sastra yang melatar belakanginya bukan hanya anggapan belaka yang tak punya makna, melainkan memiliki sumber-sumber yang dapat kita percayai dan kita yakini seperti Buku yang diterbitkan tahun 1974 halaman 5 yang menjelsakan tentang metologinya, demikian juga terdapat pada lontar Ciwagama tentang kenapa rumput lalang itu suci sampai sekarang. demikian juga pada Weda Parikrama prihal Cirowista menggambarkan tentang filosopis dari lalang tersebut masih bayak sastra-sastra yang menyebutkan lalang sebagai rumput suci serta penggunaanya dalam upacara Hindu dengan fungsinya, pada blog ini akan terus diulas mengenai Rumput Lalang sebagai Rumput Suci dalam Agama Hindu di Bali, ini sebagi bahan informasi tambahan untuk Umat Hindu untuk selalu belajar  menabah pengetahuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TATA CARA NGATURAN PENYINEBAN

                                                                           PENYINEBAN A.       P engastawa Lan Eedan Upacara Penyineban ...